Kapolres Gresik Bersama Pemda Lakukan Pembinaan Kepada Kasek Se- Kabupaten Gresik, Cegah Siswa Demo Turun Ke Jalan

0
23

Cegah Siswa Demo Turun ke Jalan, Kapolres Gresik Bersama Pemda Lakukan Pembinaan Kepada Kasek Se- Kabupaten Gresik

Tribratanewsgresik.com – Kepala Kepolisian Resort Gresik bersama Pemerintah daerah kabupaten Gresik melakukan pembinaan terhadap seluruh kepala sekolah SMP SMA/SMK se Gresik. Rabu siang (2/10/2019)

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya ajakan demo pelajar yang ikut-ikutan. Karena banyak pelajar yang belum paham dengan apa yang mereka lakukan dan sekedar ajakan saja.

Kegiatan dihadiri Bupati Gresik Dr. H Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH, Kasdim Mayor Arhanut Suwanto, Kadisdik Kab Gresik Drs Mahin serta Seluruh Kepala Sekolah se Kabupaten Gresik.

Dalam acara tersebut, para undangan di putarkan beberapa video aksi demo yang sebenarnya mereka notabene bukan anak SMA/SMK tapi mereka berumur 23 tahun dan menggunakan seragam SMK kemudian memprovokasi sehingga terjadi ricuh. Dan yang terkena imbas bentrokan dengan petugas keamanan.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengingatkan saat ini banyak sekali demo yang disusupi perusuh dan provokator yang ingin menciptakan situasi tidak kondusif di Indonesia
” Kami khawatir jika mereka demo akan di susupi oleh para provokator yang membuat rusuh sehingga terjadi bentrokan sehingga bisa menimbulkan korban” ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo.

Lanjut Kapolres, “Aksi yang berlangsung akhir akhir ini banyak melibatkan pelajar, syukur Alhamdulilah di Gresik keadaannya sangat kondusif” katanya sambil menunjukkan slide kejadian unjukrasa yang dilakukan para pelajar di Jakarta dan beberapa kota lain.

Mantan Kapolres Jember itu juga meminta agar para guru memberikan pemahaman tentang penggunaan media social secara bijak dan smart.

“Jangan sekali-kali membuat hoax, meneris dan menyebarkan hoax. Untuk menyebarkan berita sebaiknya melakukan tabayyun lebih dulu. Karena setiap hoax akan berekses hukum dengan ancaman pidana 6 tahun sesuai UU ITE” urainya.
Sementara Bupati Gresik, Sambari mengatakan agar kepala sekolah menitipkan pesan kepada orang tua (wali murid) agar menjaga anak anaknya tidak ikut ikutan turun kejalan.

“Kami berkepentingan untuk menjalin koordinasi dengan kepala sekolah baik yang di bawah kendali propinsi untuk tingkat SMA / SMK juga untuk SMP yang ada di bawah naungan kabupaten. Untuk tetap menjaga agar Gresik tetap kondusif. Selama saya menjabat di Gresik selalu kondusif.” Ujar Sambari.

Diakhir acara dilakukan deklarasi damai untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di kabupaten Gresik demi tercapainya Indonesia maju.

(Humas Polres Gresik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here