Polres Gresik : Himbahuan Larangan Knalpot Brong

0
228

Menghadapi agenda kamtibmas yaitu perayaan natal dan tahun baru 2019 Polres Gresik mengantisipasi gangguan kamtibmas Polres Gresik mengeluarkan himbauan tertulis sesuai UU RI No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas dan Angkutan bahwa setiap kendaraan bermotor yg digunakan dijalan raya diatur dalam Jalan, (14/12).

Termasuk dalam hal kebisingan suara yang termaktub dalam Pasal 48 ayat 3b.

Dalam UULLAJ Pasal 285 (1) menyebutkan bahwa : ‘Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dijalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem,
lampu penunjuk arah,
alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan,
knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (3) juncto pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan denda paling banyak
Rp.250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Untuk tingkat kebisingan kendaraan bermotor sendiri diatur dalam praturan menteri lingkungan hidup No.7 tahun 2009 dalam peraturan tersebut, untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 80cc memiliki batas kebisingan 77 desibel,
kapasitas mesin 80-175 cc batas kebisinganya 80 desibel,
Dan kapasitas mesin diatas 175cc batas kebisinganya 83 desibel.

Knalpot merupakan komponen pipa dalam sistem pembuangan yang berfungsi utk menyalurkan sisa hasil pembakaran dari dalam mesin sepeda motor. Selain knalpot ada beberapa komponen utama sistem pembuangan yg terdapat pada sepeda motor diantaranya:
– Kepala silinder
letak dimana pipa pembuangan bermula.
– Exhaust manifold atau exhaust header
bagian yang menggabungkan pipa dari beberapa silinder mesin
– Catalytic converter Komponen yang berfungsi untuk menurunkan kadar gas beracun seperti CO, HC dan NOx.
– Knalpot
pipa untuk menyalurkan sisa pembakaran.
– Peredam suara atau disebut juga muffler Komponen yang berfungsi untuk meredam suara yang dihasilkan agar tidak terlalu berisik.

Adapun Dampak Negatif pemasangan knalpot brong sebagai berikut: 1. Kerusakan mesin motor mesin motor standar akan cepat panas karena pembakaran kering. 2. Mengakibatkan polusi udara 3. Boros pada bahan bakar minyak konsumsi BBM dipastikan lebih dari normal, Apalagi motor yg telah menggunakan teknologi PGM-FI (programmed fuel injection) yg terdapat 2 sensor yg menempel pada knalpot. 4. Emisi gas buang emisi gas buang yg keluar tidak di saring terlebih dahulu oleh komponen catalytic converter. Dengan begitu gas buang ini sangat berbahaya bagi kesehatan orang-orang sekitar. 5. Knalpot brong dapat memicu perkelahian / tawuran karena provokasi suara bising yang ditimbulkanya

Masih Berpikir lagi untuk Pasang Knalpot Brong,
Resiko ditanggung Penumpang karena Satlantas Polres Gresik akan Menilang Kendaraanya dan Knalpot harus diganti sesuai dengan standar.

(Humas Polres Gresik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here