Melalui Ngopi Bareng, Kapolres Ajak Pemuda Kristen Gresik Ajak Sukseskan Pemilu 2019 Aman dan Sejuk

0
264

Tribratanews-gresik.com Menikmati malam minggu dengan santai dan bermanfaat, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. menggelar NGOPI (Ngobrol Pintar) Bersama Pemuda Kristen Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk Cangkrukan Kamtibmas dalam rangka pemeliharaan kamtibmas untuk mewujudkan Pemilu Tahun 2019 yang aman damai dan sejuk. Dihadiri Remaja Pemuda PGPI (Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia)
Kabupaten Gresik diantaranya Pendeta Steven Sitorus., S.Th (Sekretaris umum PGPI Kab. Gresik) dari GPDI Pemulihan Driyorejo, Samuel Wijaya (Ketua Pemuda PGPI Gereja Kab. Gresik) dari GPDI Benjeng, Rossy Yulio Santos (Wakil Ketua PGPI Kab. Gresik) dari GPDI Benjeng, Lily Martha (Seketaris PGPI Kab. Gresik) dari GPdI pemulihan Driyorejo, Boy (GBI Rock cerme), Pramanta Halim (Koor. Konseling Remaja pemuda GBI Rock), (Koor. Ibadah Remaja pemuda GBI Rock), Theo (Bethany Benjeng), Lina (GPdI Anugerah menganti), Norman Hidayat Ravaell (GBI Miracle service), Natanaek Sucahyo (GPdI Gresik, Ester Ajeng (Bethany Benjeng), Budi Wiyono (Bethany Gresik), Ruth (GBIG destiny Gresik), Edy GBT Kristus Gembala), serta 50 remaja Pemuda Kabupaten Gresik.

Bertempat di Rumah ibadah GBI Rock komplek ruko Dinari Jalan Raya Panglima Sudirman Gresik, Kapolres yang hadir usai melaksanakan giat penyekatan wilayah dalam pengamanan pertandingan sepak bola antara Persebaya VS PSM. mengatakan di Kabupaten Gresik ada Formagam (Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman) di mana formagam itu dari berbagai macam keberagaman yang bisa diajak untuk menyikapi perkembangan situasi politik saat ini serta berita yang sangat update adalah berkaitan dengan masalah ideologi yang paling trend pembubaran HTI, pemerintah sudah mengeluarkan Perpres bahwa HTI dilarang di indonesia karena HTI akan mengganti ideologi pancasila menjadi ideologi khilafah.

” Saya bangga berdiri diantara pemuda PGPI sebagai generasi milenial mau diajak untuk menatap kedepan. Kita harus berani bersatu dan bersinergi, tanpa adanya peraatuan dari generasi muda kita tidak akan bisa merdeka” ungkap Kapolres.

lanjut AKBP Wahyu memaparkan perkembangan informasi IT adalah perang yang terbentuk, diikuti perkembangan berita hoax saat ini semakin luas dan terencana, perkembangan jaringan fedofilia yang tidak hanya di dalam negeri melainkan ada juga di luar negeri, kepada para pemuda PGPI sebagai Mitra Polri harus mampu menjadi Polisi bagi dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan.

Memasuki Tahun Politik yaitu Pilpres dan Pileg tahu 2019, Kapolres mengingatkan remaja pemuda gereja PGPI yang sudah memiliki hak suara, silahkan gunakan hak pilih anda. Sebelum berakhir Kapolres Gresik meniitipkan pesan “Jadilah generasi pemuda yang The Best (Behave berkelakuan baik, Empathy memliki kepedualian baik terhadap diri sendiri, keluarga dan Masyarakat serta untuk bangsa dan negara, Strong pemuda yang kuat dan Tough, pemuda yang tangguh) harus memiliki karakter building dikuatkan karakter moral ilmu agama harus kuat, karakter building dibidang kinerja atau bekerja, perbanyak literasi / banyak membaca semaksimal mungkin untuk menambah bekal untuk dimasa yang akan datang”, tegasnya.

InsyaAllah bisa menambah ilmu dan menjadi pedoman diri sendiri dan keluarga. Terimakasih sudah bermitra dengan polisi Polres Gresik. semoga kita akan menjadi garuda-garuda yang terbang tinggi. gapailah cita-cita kalian setinggi langit. dan menjadi pemimpin dimasa depan tutup AKBP Wahyu S Bintoro.

(Humas Polres Gresik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here